Friday, October 8, 2010

fakta tentang mimpi

Pernah bermimpi dalam tidur? Tentu donk. Mimpi, sang bunga tidur, sangat dinantikan orang dalam tidurnya. Entah baik ato buruk, sebagian dari kita pasti deh ingin mengartikan, menebak2, tafsir mimpi yang kita alami.

Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Apakah kita tahu sebenarnya sepanjang waktu kita bermimpi, meski disaat kita sedang bangun , hanya saja proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita.

Tau g, ada beberapa fakta aneh unik tentang mimpi yang sering kita alami. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

Fakta Aneh Mimpi

1. Orang Buta Juga Bermimpi
Orang yang terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yang mereka rasakan.

Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu
Sekitar 5 menit setelah kita terbangun, kita akan segera melupakan 50% dari mimpi kita, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpi kita akan terlupakan. Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yang indah, lalu dia segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-tiba ada orang yang datang kerumahnya.

Setelah urusan dengan orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tidak berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai. Puisi yang tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris. Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yang mereka alami.

3. Semua Orang Bermimpi
Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ), mimpi antara pria dan wanita berbeda dan beda pula reaksi fisiknya.

Pria cenderung bermimpi tentang pria lain sedangkan wanita mimpinya cenderung berimbang memimpikan soal pria atau wanita lain.

4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi
Pada penelitian mengenai tidur baru-baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-tanda gangguan emosi lainnya.

Jadi kita jangan sering-sering begadang dari malem sampai subuh, lama-lama bisa sakit jiwa ntar.

5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita
Disebut “Dream Incorporation” dan kita pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi seperti ini, kita rasanya haus banget etrus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi, minum lagi, haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita memang lagi kehausan.

Contoh yang lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis, setelah kita bangun ternyata beneran pengen pipis.

6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh (sementara)
Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita tidak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangkan saja kalo kita mimpi dikejar hantu, kalo kaki kita tidak lumpuh (sementara) bisa-bisa kita lari ke luar rumah.

Ada hormon yang dihasilkan saat kita tidur yang membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-lama lumpuh (sementara).

7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yang Kita Ketahui
Seringkali kita bermimpi berada di tempat yang asing dan ketemu dengan orang-orang yang tidak kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenarnya semua itu itu sudah pernah kita lihat cuma kita sendiri tidak mampu untuk mengingatnya lagi.

Mungkin kita pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yang mau bunuh kita, tapi mungkin saja dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun. Sepanjang hidup kita sudah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak tidak akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yang akan direplay dalam mimpi kita.

8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat
Apa yang kita lihat dalam mimpi sebenarnya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita itu kreatif banget saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita (padahal semuanya sumbernya ya dari semua yang udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yang sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yang tertarik dengan buku tafsir mimpi.

9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna
Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa berwarna. Kaya foto aja y...hihihi9.

10. Kita Juga Cenderung Mengalami Mimpi Dengan “Tema” Yang Sama, yaitu:
* Mimpi di sekolah,
* Mimpi dikejar-kejar (dikejar cewek, mau? ato malah hantu...),
* Mimpi lari dalam gerak lambat atau lari tapi tidak maju-maju
* mimpi basah (hohoho)
* Mimpi jadi super hero (gatotkaca, misalnya)
* Mimpi bisa terbang
* Mimpi pacaran sama orang yang kita suka
* Mimpi ketemu orang yang sudah meninggal, dll.


11. Mimpi Kita Seperti Nyata
Kalo kita terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.

12. Saat kita mendengkur atau ngorok kita tidak sedang bermimpi.


13. Bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun.
Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yang jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dari tidurnya.

Wednesday, October 6, 2010

(Untitled Post)

Oke,
di postingan kali ini gue ga mau nulis lirik lagu,
ato juga nulis cerita ga jelas kayak postingan-postingan sebelumnya.
Kali ini, gue cuma mau pamer puisi terbaru gue.
Gue ga peduli loe mau baca apa ga,
loe mau ngasih penilaian bagus ato jelek,
pokoknya gue mau pamerin puisi gue. TITIK. (ini kenapa malah gue yang sewot sih?)

Ya udah langsung aja, ini dia puisinya *jengjengjeng*

Aku berdiri disini seorang diri
Di tengah jalan bebatuan ini
Matahari sepertinya bersinar terlalu pijar
Hingga awan yang terbiasa menemaniku
Kali ini tak mampu meneduhkan hati
Sepi
Sunyi
Sendiri
Beribu pertanyaan tanpa jawaban
Terus berdesakan di dalam angan
Apakah aku berada di jalan yang tepat?
Atau justru aku sedang tersesat?
Tuhan,
Hanya kepadamu aku menaruh harapan
Semoga aku segera menemukan
Apa yang orang sebut dengan
Kebenaran...

Sunday, September 19, 2010

pilihlah aku...

sadarkah kau kusayangi?
sadarkah untukmu ku bernyanyi?
terbacakah niat tulus ini?
degup jantung kian terbisik...

kadang kata tak berarti
kalau hanya kan sakiti
diam bukanlah tak ingin
degup jantung kian terbisik
tanda cinta yang bersemi...

aku yang kan mencintaimu
aku yang kan selalu mendampingimu
bila bahagia yang akan kau tuju
bila butuh cahaya tuk menemanimu
pilihlah aku...
pilihlah aku...

jangan sempatkan berlalu
kalau karyaku yang kau tunggu
jangan hanya aku yang tahu
aku cinta padamu...
mohon warnai jiwaku
maukah hidup bersamaku?

Sunday, August 8, 2010

ga penting #3

Well, kemarin gue ulangan matematika dan, sukses kawan...!
...
...
...
Oke, oke, gue bohong. Gue ga sukses dalam ulangan kemarin. Siapa juga yang bisa mengerjakan soal-soal integral trigonometri yang "indah" dengan sukses. Paling cuma segelintir orang-orang terpilih yang bisa. Orang terpilih yang gue maksud disini adalah orang yang bisa dengan mudah menghapalkan rumus-rumus trigonometri yang seabrek itu (sesuatu yang sulit dilakukan sama orang normal). Kayak cos2α=1-2sinα, atau 2sinαcosβ=sin(α+β)+sin(α-β) atau juga ∫secαtanα=secα+c dan masih banyak rumus-rumus njlimet lainnya yang ga bisa gue sebutin satu persatu. Nah, karena orang normal, gue juga kesulitan buat menghapal rumus-rumus itu. Padahal gue udah berusaha sekuat tenaga, tapi tetep aja ga hapal-hapal *sigh*.

Dan akhirnya setelah berpusing-pusing ria selama satu setengah jam, gue cuma bisa mengerjakan 9 dari 10 soal yang tersedia dengan rincian sebagai berikut:
-5 soal gue kerjakan secara menjanjikan dengan tingkat keyakinan benar sebesar 95% (jadi gue lumayan optimis bisa dapet nilai lebih dari 50 di ulangan ini)
-2 soal dikerjakan secara tersendat-sendat dengan tingkat keyakinan 67,8954321%
-1 soal gue kerjakan via nyontek punya temen
-1 soal dikerjakan full ngasal (dan sepertinya kecil harapan bagi 1 soal ini buat menyumbang point pada nilai ulangan gue)
-1 soal yang tersisa ga sempet dikerjakan karena waktu yang tidak memadai
Dengan rincian seperti itu, kayaknya gue emang jauh dari kata sukses.

Tapi penderitaan gue ga berhenti sampai di situ. Karena satu setengah jam berikutnya gue masih harus menghadapi ulangan bahasa inggris. Dan parahnya, materi ulangan bahasa inggris kali ini adalah masalah grammar, salah satu hal yang agak ngga gue suka. Bukannya ga bisa, tapi menurut gue grammar itu bukanlah hal yang terpenting dalam belajar bahasa inggris. Soalnya kalo grammar kita salah-salah dikit itu bukanlah suatu masalah yang besar. Emangnya kalo kita kagi ngobrol sama bule trus grammarnya salah, si bulenya bakalan protes? Ngga kan? Yang penting itu dia tahu apa maksud yang kita omongin. Betul ngga? (Ealah, malah curhat)

Yah, intinya ulangan matematika dan bahasa inggris kemarin sukses membuat gue gila untuk sementara waktu.